RSS
Facebook
Twitter

Selasa, 21 Mei 2013

Hidup untuk belajar

“Belajar dimanapun dan kapanpun” personal massage (PM) di BBM saya saat teman- taman mengeluh dan serasa menolak ketika melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan kata hatinya maupun keinginannya. Bahasa yang frontal dan kurang pantas itu mereka utarakan dalam PM BMMnya dalam usaha mereka memberontak aturan- aturan itu. Saya diam lagi lagi diam dan berusaha membuat PM yang lain dari pada yang lain, seperti yang diatas. Karena setiap hal baik itu yang dilakukan atau dibicarakan oleh orang lain termasuk dosen atau siapa sajalah, sejelek apapun orang itu pastilah ada makna didalamnya, mereka telah merencanakan dan mempertimbangkan hal yang dapat diperoleh untuk orang lain. Seperti ketika salah seorang dosen dengan tegas menegur salah satu mahasiswanya yang bertanya dengan nada cuek ketika dosen memberikan sebuah perintah. Dan saya terseguk ketika dosen menjawab, “Kamu mbok belajar peduli sama orang lain!”

Mulai saat itulah saya sadar bahwa saya harus belajar untuk PEDULI dengan orang lain walaupun saya sedang bad mood, marah, sibuk, senang, ataupun sedih. Saya harus tetap PEDULI.

 

 

Yk, 14 mei 2013-05-14

Dwi Novi

0 komentar:

Posting Komentar

  • Blogger news

  • Blogroll

  • About