“Belajar dimanapun dan kapanpun” personal
massage (PM) di BBM saya saat teman- taman mengeluh dan serasa menolak ketika
melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan kata hatinya maupun keinginannya.
Bahasa yang frontal dan kurang pantas itu mereka utarakan dalam PM BMMnya dalam
usaha mereka memberontak aturan- aturan itu. Saya diam lagi lagi diam dan
berusaha membuat PM yang lain dari pada yang lain, seperti yang diatas. Karena
setiap hal baik itu yang dilakukan atau dibicarakan oleh orang lain termasuk
dosen atau siapa sajalah, sejelek apapun orang itu pastilah ada makna
didalamnya, mereka telah merencanakan dan mempertimbangkan hal yang dapat
diperoleh untuk orang lain. Seperti ketika salah seorang dosen dengan tegas
menegur salah satu mahasiswanya yang bertanya dengan nada cuek ketika dosen memberikan
sebuah perintah. Dan saya terseguk ketika dosen menjawab, “Kamu mbok belajar peduli sama orang lain!”
Mulai saat itulah saya sadar bahwa saya harus
belajar untuk PEDULI dengan orang lain walaupun saya sedang bad mood, marah, sibuk,
senang, ataupun sedih. Saya harus tetap PEDULI.
0 komentar:
Posting Komentar